kaka: you will always be our baby
journal kaka it's the kitchen the gallery about us contact us

back to Home

sorry

WORDS... Words... and words...

Cukur

Sore ini, Kaka disuruh bobo siang dan Kaka mau. Ibu nyiapin gunting cukur elektrik. Tanya dulu sama temannya ayah, gimana pakenya, heheh meyakinkan saja. Ibu pernah nyukur Kaka pakai alat sama, namun waktu itu untuk menggunduli, jadi ga khawatir gagal.

Dialasi plastik, ibu mulai cukur rambut Kaka. Tidak mudah juga ketika Kaka mulai gerak2 geli potongan rambut yang nempel ke lehernya. Bahkan ketika selesai, Kaka malah terbangun. Ibu ganti kausnya dengan yang baru, Kaka masih garuk2. Ibu tanya: “Gatal?” Kaka mengangguk. Terus, pas garuk2 lagi, Kaka bilang: “Gatal” heheh..

Turun

Pagi ini ibu melihat Bas turun dari sofa dengan benar. Posisinya membelakang dulu, terus kaki kanan turun duluan pelan2, disusul kaki kiri. Ibu dan Kaka menyemangati Bas. Bas senyum2 dengan senang.

Sebulan ini, tempat tidurnya gak pake frame, langsung mattress saja. Kemudian, rupanya Bas belajar turun sendiri. Awalnya gelundung, tangan dulu sih. Sekarang, sudah bisa, seperti turun dari sofa itu, membelakang dulu, terus kaki kiri dan kanan sampai aman di bawah, terus bas merangkak menuju kemana saja yang diinginkannya :)

Bukan James

Menjelang perjalanan pake pesawat terbang, ibu nyiapin buku Thomas. Buku thomas pertama Kaka udah ancur, tinggal lebaran2 saja. Kali ini ibu beli 4. Ibu sudah dapat 1 di walmart, Thomas dan james. Sisanya, 3 lagi, ibu minta ayah beli dari Border. Ibu pesan:
ABC with thomas, Emily, Percy coklat, begitu ibu mendeskripsikan sampul Thomas yang harus dibeli ayah. Pas ayah datang, ternyata ayah bukan bawa Emily, tapi james. Jadi james ada 2. Ternyata, ayah tidak tahu yang mana Emily, yaaa… ayah…. :D

Sekolah: tidak sekolah

Hari terakhir sekolah sebelum libur, Kaka malah tidak sekolah.

Semalam, Kaka tidur larut (lagi), paginya, susah bangun, males2an, bahkan rewel. Terlebih, Kaka mulai batuk pilek ketularan Bas. Jadi, ibu pergi antar ayah dulu, balik lagi ke rumah, baru deh bawa Kaka. Ternyata Kaka tidak semangat pergi. Pake sepatu susah. Matanya kuyu dan berair, mukanya sembab, dan keningnya agak hangat. Ibu putuskan Kaka tidak perlu sekolah.

Ibu telepon kantor sekolahan Kaka dan bilang Kaka tidak masuk hari ini. Sekalian ibu bilang kalau Kaka break dulu dan kembali awal januari atau akhir februari.