about us: a little story of us -picture-
journal kaka it's the kitchen the gallery about us contact us

back to Home

sorry

WORDS... Words... and words...

Hari-hari (5)

11.13.2008 Harga gasoline
Pagi ini harga gas per galon mencapai $1.89. Masih ingat 6 tahun lalu harganya sekitar $1.50, terus merambat naik. Setahun terakhir mencapai $3.99. Belum sampai $4 menjelang pemilu kemarin menurun drastis. Ya sampai sekarang. Apakah bagian dari krisis? Masyarakat mulai mengurangi pemakaian kendaraan. Lebih banyak tinggal di rumah, tidak jalan2, dll. Atau politik saja. Seperti diketahui, harga minyak dunia di kendalikan beberapa perusahaan raksasa minyak yang dimuluskan pemerintahan yang mau lungsur ini. Ah entah. Teori sih banyak.
Oh ya, awal2 datang ke sini, nguping orang sambil terheran2. Kok pom bensin dibilang ‘gas station’ padahal kan jelas2 bukan gas. Ternyata gas itu singkatan dari gasoline :D

11.16.2008 Krisis dunia
Krisis di US sudah menjadi krisis dunia. Negara yang masih adem ayem diam2 sudah lebih dulu ngucurin bailout2 ke perbankan. Gak diam2 sih, tapi sudah jadi kebijakan reguler saja. Beberapa negara malah sudah kacau duluan sebelum krisis di US betul2 terjadi, heheh…
Sekarang para pemimpin dunia (G20) ngumpul di DC mencari kesepakatan bersama. Mereka mengurus 90% perekonomian dunia dan 75% populasi penduduk bumi.
Hey, kalian, kerja dan laksanakan dengan baik ya, kami percayakan hari esok kepada kalian.
Juga buat para bawahan mereka di negara masing2, seorang pemimpin tidak akan bisa bekerja tanpa kekompakan yang dipimpinnya. Kerja yang jujur ya…
Juga kepada masyarakat di masing2 negara, (termasuk saya sendiri tentunya) tetap tenang, sabar, berusaha, berdoa, sebagai bagian dari proses ini. Ternyata hari esok kita bergantung pada kita bersama, hihihi…

11.17.2008 Another job cut, Jepang resesi, dan harga barang mulai merayap naik.
Perusahaan raksasa, citigroups, akan memPHK 53000 karyawannya dalam sebulan kedepan. Waduh.
Hari ini di tv diberitakan Jepang menyatakan resesi.
Di tv juga dibahas ‘kenaikan’ nilai barang. Ya, karena harganya tetap, tapi volume kemasan berkuran sekitar 15 ozs. Ukuran dus tetap sama, tapi berasa lebih ringan. Gak, gak nipu kok. Tetap ditulis dalam kemasan berat isinya. Tapi gak diumumkan seperti kalau volume naik dengan harga tetap. Menurutku produsen menjaga efek psikologis konsumen. Tapi tetep weee namanya manusia, pada protes, kok gak diiklankan katanya, hihihi…

Pemerintahan transisi
Kayaknya gak pernah ada, kecuali ini. President-elect membuat kantor dinamai: president-elect transition office. Lokasinya di kantor kampanye dia dulu, Chicago. Di situ dia melakukan jumpa press, mengundang tokoh2, dll. Tidak ada keputusan kebijakan karena memang belum berhak sebelum inagurasi nanti. Kondisi negara yang hampir tenggelam memang memerlukan president-elect untuk bergerak cepat dan tepat tentunya. Mungkin gregetan juga belum bisa menerapkan programnya sementara setiap hari ribuan pengangguaran bertambah.
Ke kantor situ banyak datang pesaing politik president-elect. Diantaranya McCain dan Hillary Clinton. President-elect satu ini memang ditengarai menerapkan falsafah: “get your friend close and your enemy closer.” Tapi pengamat mengatakan, kondisinya lebih komplek dari itu.
Kalo kata pengamat disebelahku, dia adalah orang yang berani dekat dengan “semua jenis orang” agar bisa mendengar, membaca, dan menampung pikiran mereka dan tentu memegang kendali atas mereka. Hmmm…

Kata adalah doa
Wise man says: “Hati2 kalau bicara, nanti kejadian”.

Another episode

of where is Indonesia located?

Pagi ini gak terlalu dingin seperti beberapa hari lalu. Kaka pergi ’sekolah’ tanpa baju thermal. Ya bukan apa2, cuman punyanya sepasang dan kotor :D Maunya, sebelum jemput Kaka nanti, aku di rumah saja, main2 sama Bas. Tapi ternyata mas ketinggalan laptop. Jadi aku balik lagi ke kantor mas, anter laptop. Sementara aku ambil laptop di rumah, Bas di mobil karena tidur. Kasihan juga kalau turun-naik. Buru2, takut ada apa2, heheh… Maklum, kalau lagi jauh rejeki, meninggalkan anak di mobil bisa kena sanksi berat. Walopun Missouri ini belum ada undang2 detailnya.

Dari kantor mas mampir toko. Semalam Kaka nunjuk gambar cake dan bilang mau, jadi mo beli tepung roti dan dibikinkan roti. Hahah, gak nyambung banget. Di toko, belanjaannya nambah: kacang kalengan, yoghurt sedang sale, susu, mentega sedang sale, tortila sale, telur padahal di rumah masih ada. Uh, gara2 sale memang. Tapi, kalo gak beli pas sale ya rugi gede juga. Belanja cerdik, alasannya :P Di kasir, baru ingat, ahhh padahal di rumah ada kupon untuk yoghurt… duh, kan bisa untung lipet nih, heheh

Di kasir pula, asistennya, yang tukang masuk2in barang ke kantong, nanya: “darimana” tentu pake bahasa inggris. “Indonesia” jawabku. “Apa…” sudah bisa ditebak, percakapan selanjutnya:
“Indonesia” kataku
“In… do…” katanya, mikir, susah
“Indonesia… Indonesia…” kasir nyahut mantap, seolah bernada “masa gak tahu sih” (ini prasangkaku, haha) “It’s south america. right?”
You betcha… you have a chance running for VP on 2012, ma’am :D
“Near Singapore or Australia” jawabku, standar. Moga2 manjur.
“What? Siii..nge…” asisten tetep gak tahu, mikir.
“oo yaa Singapore, near Philipines” kasir memberitahu lagi, mantap. Yaaa aku ngangguk2 memuji kasir. Betul, dia. Asisten yang masih kebingungan, rupanya menyebut Singapore dengan: singgapor. Ok deh dimaafkan.

Walopun saat itu aku gak yakin, apakah mereka mengira aku dari Singapore :D. Sempat terbersit niat untuk nyablak:
“You know, your presidetn-elect was spending childhood for 4 years in Indonesia, my country.” Tapi ah, dibelakang ada yg antri mo bayar. Keburu telat untuk sedikit istirahat di rumah sebelum jemput Kaka. Lagipula, asisten berkebangsaan Iran itu belum tentu voted. Kasir bule juga belum tentu voted presiden-elect. Missouri kan dimenangkan oleh lawannya dan memang basis GOP.

Ya sudah, pulang saja. Next time mungkin bicara panjang lebar. Jika yang nanya juga duduk santai di taman misalnya. Sekalian bilang: “you can visit our country sometime, it’s really beautiful with many ethnics and amazing scenic.”

Well.. wel… promosi… yang di sana.. sudah siapkah dipromosikan?

Spik2 pengetahuan masyarakat umum di sini tentang Indonesia meningkat sejak presiden terpilih mulai mencalonkan diri. Gimana gak, 4 tahun masa kecilnya di Jakarta ya. Waktu yang cukup lama. Bagi biographi seorang presiden negara ini, pasti gak bisa begitu saja dikesampingkan. Jadi deh, orang bertanya2 dimana sih Indonesia? Mereka mencari tahu, dan hasilnya, ya lumayan, banyak orang ngeh ada negara bernama Indonesia. Lebih baik, daripada tahun2 sebelumnya :)